Anton Sutrisno, berbagi ide dan gagasan

http://www.antonsutrisno.webs.com

Mimbar Bebas Post New Entry

Bio Engineering Desain Vetiver System dan Teknologi Biopori untuk Mempertahankan Air Tanah

Posted by Anton Sutrisno on June 5, 2011 at 8:39 AM


Oleh Anton Sutrisno


Permasalahan yang dihadapi dalam pengendalian erosi lereng, terutama di daerah yang memiliki curah hujan yang panjang dan tinggi sulit untuk dituntaskandalam jangka panjang. Desain yang ada selama ini adalah dengan membangun kanal atau teras penahan material yang mengalir. Pada titik tertentu akan meluap atau mengalir ke sisi penahan yang rendah.Akibatnya adalah membuat aliran material baru seperti pada gambar 1(Hengchaovanich, 1988, Truong dan Loch, 2004).




Solusi alternatif, sebagaimana disebutkan adalah untuk menggunakan vegetasi, dalam hal ini akar wangi, untuk membantu memperkuat lapisan 1-1,5 m permukaan tanah yang rawan selip. Ketika akar akar wangi berinteraksi dengan tanah di mana ia tumbuh, bahan komposit baru yang terdiri dari akar dengan kuat tarik tinggi dan adhesi tertanam dalam matriks kekuatan tarik rendah terbentuk. Akar Vetiver memperkuat tanah dengan transfer tegangan geser dalam tanah matriks inklusi tarik. Dengan kata lain, kekuatan geser tanah ditingkatkan oleh kolom akar (Hengchaovanich,1988, Wijaya Kusuma, 2007).


Memperhatikan hal tersebut diatas, maka perlu didesain dengan baik teras sering dengan menggunakan vetiver, yang ditanam melintang dari kemiringan tanah.Sekitar 50 cm diatas jalur vetiver dibuat biopori yang diisi bahanorganik yang berfungsi sebagai penyerap air. Kelebihan sistim vetiverini adalah air akan tetap mengalir, akan tetapi matrial tanah yangdiangkut akan tertahan oleh tanaman vetiver. Berbeda dengan teras siring yang dibangun dengan membuat tanggul, maka aliran air akanmembelok dan membentuk saluran baru. Luapan air yang tertahan oleh tanaman vetiver sebagaian juga akan terserap di dalam tanah melaluibiopori.


Penanaman vetiver sebagai penahan erosi dan kolom tanah dengan jarak 10 cm,pertumbuhannnya yang cepat dalam waktu kurang dari 6 bulan akanrapat. Penanaman vetiver dengan cara stek, sebagaimana tanaman lain.Akan baik jika dibibitkan di polybag.


Sedangkan pembuatan biopori dengan jarak dari vetiver 50 – 100 cm dengan jarak antar lobang biopori 100 cm, kedalamam biopori 80 – 100 cm. Padapermukaan biopori dapat diberi paralon dengan panjang sekitar 10 cm.Kegunaannya untuk menghindari agar tanah permukaan sekitar lobang tidak tergerus menutupi lobang. Sampah yang dimasukkan adalah sampah segar dari sekitar lokasi, yang berfungsi untuk pengkomposan,mengundang biota tanah dalam proses dekomposisi sampah tersebut, danmembuat biopori di dalam tanah yang akan memperlebar area serapan air. Pada periode tertentu sampah ini dapat dipanen sebagai pupuk kompos.

 


Categories: Konservasi SDA, Teknologi Tepat Guna, Pertanian

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

5 Comments

Reply Teguh
4:59 AM on November 11, 2012 
Kebetulan halaman kami erosinya lumayan parah, sudah terasering dan ditanggul tapi tetap banyak tanah yang hilang, apakah bisa ditolong dengan Vetiver?
Kalau mau menanam vetiver ini, dimana bisa dapat bibit/benihnya?
Reply Anton Sutrisno
10:27 AM on August 28, 2011 
Akur pak Handhaka, tidak itu saja, dalam memperbaiki kualitas air tanah, akar wangi dapat menetralisir unsur yang berbahaya atau beracun, sehingga baik ditanam pada saluran limbah.

Anton Sutrisno says...
Setuju pak, teknologi ini yang perlu dikembangkan di masyarakat.
Reply Handhaka.W
11:46 PM on July 31, 2011 
Vetiver/akar wangi sangat baik untuk penahan longsor secara alami, karena dapat ditanaman di lahan miring sekitar 80 derajat. Sampai saat ini untuk penahan longsor masih hanya sebatas dengan pelapis tebing rabat beton. Diharapkan di Bengkulu, sebagian besar rawan longsor dapat menggunakan vetiver sistem sebagai pencegah longsor dan bibit vetiver dapat dikembangbiaka di Bengkulu
Reply Anton Sutrisno
7:34 PM on July 9, 2011 
Setuju pak, teknologi ini yang perlu dikembangkan di masyarakat.
Handhaka says...
Akar Wangi adalah salah satu tanaman yg mampu menahan erosi tanah pada lahan 80 derajat..........bronjong atau bangunan beton penahan longsor bukan satunya2 solusi. terdapat penahan longsor secara alami. Tanaman akar wangi adalah yg tepat, ataupun dikombinasi dengan bronjong, sehingga dapat dinamakan bronjong vegetasi
Reply Handhaka
1:52 AM on June 22, 2011 
Akar Wangi adalah salah satu tanaman yg mampu menahan erosi tanah pada lahan 80 derajat..........bronjong atau bangunan beton penahan longsor bukan satunya2 solusi. terdapat penahan longsor secara alami. Tanaman akar wangi adalah yg tepat, ataupun dikombinasi dengan bronjong, sehingga dapat dinamakan bronjong vegetasi

Jejaring Sosial



Waktu Hari ini

Fase Bulan Sekarang

CURRENT MOON

Statistik