Anton Sutrisno, berbagi ide dan gagasan

http://www.antonsutrisno.webs.com

Mimbar Bebas Post New Entry

Hikmah Shoum Ramadhan : ditetapkan berdasar bulan qomariyah

Posted by Anton Sutrisno on July 25, 2011 at 1:26 AM


Shoum yang diwajibkan kepada umat Islam yang beriman adalah shoum ramadhan menurut perhitungan bulan qomariyah. Mengapa bulan qamariyah? Tenyata didalamnya bantyak terkandung hikmah.

 

Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qu'an. Pada bulan ini dakwah Islamiyah mulai dilancarkan. Karena itu shaoum pada bulan ini merupakan pengabdian dan kenangan yang seharusnya selalu hidup dalam diri seorang muslim.

 

Pemilihan bulan qamariyah yang kaya fenomena alam ini mengandung pelbagai faktor kejelasan dan ketetapan serta kemustahilan terjadinya penyelewengan dan pemalsuan. Sehingga baik penguasa maupun kelompok manusia tidak akan dapt mengelabui kaum muslimin yang berkaitan dengan bulan tersebut.

 

Sehubungan dengan ini rasullullah bersabda:

 

"Berpuasalah kalian krena melihatnya (bulan) dan berhari rayalah krena melihatnya. Jika awan menutupi kamu, maka sermpurnakanlah bilangan Sya'ban itu tiga puluh hari" (HR. Bukhari)

 

Tahun Qamariyah lebih sedikit 10 hari dari tahun Syamsiyah. Dengan demikian bulan Ramadhan setiap tahunnya maju 10 hari dari tahun Masehi. Sesuai dengan ini maka dalam waktu 36 tahun berarti tidak ada hari sepanjang tahun yang tidak dipuasai oleh seorang muslim. Hari pendek, hari panjang, hari panas dan hari dingin dalam tahun tersebut.

 

Dengan demikian, seluruh kaum muslimin berbagi sama di setiap negerinya dalam kadar puasa dan kelelahannya. Seandainya tidak seperti itu, maka bagian penduduk daerah panas akan lebih berat daripada daerah penduduk dingin, kalau menggunakan bulan masieh yang tidak pernah berubah. Begitu juga dengan sebagian penduduk yang berpausa pada siang yang panjang sepanjang masa, sementara yang lainnya sangat pendek. Tetapi dengan bulan qamariayh setiap muslim dalam satu putaran tidak mengalami beratnya shoum sebagaimana orang lain diwilayah yang lain, demikian seterusnya.

 

Buah-buahan dan beberapa jenis makanan ada musim-musimnya. Dengan shoum di bulan Ramadhan orang akan kembali menikmati, dlam waktu tertentu, setiap jenis buah-buahan dan makanan tersebut selama putaran waktu yang sempurnya. Sebaliknya, orang tidak akan terhalang, di sepanjang masa, dari menikmati satu macam buah-buangan atau makanan di bulan puasa.

 

Penentuan bulan Ramadhan sebagai bulan shoum diserahkan kepada manusia, selain hikmah tersebut, dapat memberikan kesadaran kaum muslimin akan persatuan, membiasakan keteraturan, disiplin dan penyerahan total kepada Allah srta membuka pintu untuk usaha-usaha kebaikan secara terpadu dan yang dapat diiktui oleh setiap muslim. Oleh karean itu sebagian besar Imam Mujtahid berpendapat, jika telah ditetapkan ru'yat al hilal (melihat awal bulan ramadhan) di suatu tempat, maka seluruh kaum muslimin wajib berpuasa. Pendapat ini telah disepakati oleh seluruh Imam kecuali mazhar Syafiiyah. Hal ini merupakan penegasan terhadap masuknya seluruh kaum muslimin dalam hari yang setu sebagai madrasah yang satu, Madrasah Ramadhan dengan segtala makna yang mulia yang terkandung didalamnya.


Disarikan dari Al Islam Said Hawwa

Categories: Al Islam

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments

Jejaring Sosial



Waktu Hari ini

Fase Bulan Sekarang

CURRENT MOON

Statistik